
anakku, pertama kali kedua cermin jiwamu menatap dunia yang penuh berkah Allah ini... syukurilah
seperti kami bersyukur atas kehadirat-NYA.
Kala pertama mencermati senyum tulus dan kesucian pandanganmu, luruh segala duka, amarah, kesedihan dan kesepian...
Engkau belahan jiwa, sebagian dari sukma yang terpercik dari ketulusan dan kepasrahan kami sebagai insan yang penuh alpha,
Bilamana duka datang, wajahmu menepikan segala. Saat letih menjelang, tawa dan tangismu menyusup menyegarkan dalam relung hati. Ketika sunyi seperempat malam menyapa, keberadaanmu menjadi semangat yang mampu menyadarkan kami untuk memanjatkan doa...