Total Tayangan Halaman

Kamis, 14 Mei 2009

TERAPI STRES DENGAN SHALAT



Hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Mohammad Sholeh, MPd, PNI pada tahun 1999 menemukan bahwa Shalat Tahajud dapat mengatasi Stres dan Menyembuhkan Penyakit. Prof. Sholeh adalah Guru Besar di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya dan Pengasuh Klinik Terapi Tahajud di Masjid Al-Akbar Surabaya. Doktor yang lulus cum laude dari S-3 Kedokteran Unair ini berhasil membuktikan bahwa salat tahajud mampu menyembuhkan berbagai penyakit dalam penelitian untuk desertasinya. Tentu, bila itu semua dikerjakan secara teratur dan ikhlas. Dalam penelitiannya pada 41 siswa SMU Luqman Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya, setelah mengamalkan tahajud secara rutin selama sebulan, mereka mengalami penurunan hormon kortisol. Dalam dunia medis, hormon kortisol ini berhubungan dengan tingkat stres."Ini berarti tahajud menurunkan tingkat stres," kata Prof. Sholeh dalam bukunya Terapi Salat Tahajud yang diterbitkan oleh Penerbit Hikmah (kelompok Mizan). Stres terkait dengan kekebalan tubuh. Jika stres menurun, kekebalan tubuh meningkat. (sumber Gatra Edisi Khusus Beredar Senin, 16 Oktober 2006)

Tidak ada komentar: